RSS

APA YANG HARUS DILAKUKAN KETIKA “AWKWARD MOMENT” DATANG?

22 Jun

Sebelum menjelaskan penjang lebar mengenai “Awkward Moment”, saya akan menjelaskan apa itu awkward moment.

Awkward = Canggung
Moment = Momen

Jadi, Awkward Moment adalah momen canggung, dimana momen ini terjadi ketika 2 orang atau lebih terperangkap di situasi dimana mereka diam membeku, dan tidak tahu apa yang harus dikatakan dan yang harus dilakukan.

Pernahkah kamu mengalami situasi dimana ketika “Awkward Moment” ini datang, kamu tidak tahu apa yang harus kamu lakukan? Situasi seperti ini adalah situasi dimana hampir semua orang sangat membencinya, kecuali bagi orang yang lagi PDKT sama seorang wanita, dan terjadi awkward moment, di situasi inilah adalah situasi yang disukai para pria untuk mengambil kesempatan untuk “Menyatakan Cinta”. Tapi saya pribadi tidak setuju dengan orang-orang yang pacaran diluar sana. Menurut saya begini, kalau memang cinta kepada seorang wanita, sikap seorang lelaki harus jantan. Datanglah ke keluarganya, kemudian lamar wanita tersebut, simple. Jangan jadi lelaki pengecut, tidak perlu dengan mengajak seorang wanita untuk “Pacaran” dengan dalih cinta, sementara orang tua si wanita saja tidak tahu apakah anaknya sedang pacaran atau tidak. Terjadilah pacaran dengan istilah “Backstreet”, dimana pasangan pacaran tanpa diketahui orang tua masing-masing. Yang lebih parah jika orang tua mereka mengetahui bahwa mereka berdua pacaran, tetapi mereka menyetujui sikap mereka. Apakah mereka jamin, tidak akan terjadi apa-apa kepada mereka berdua? Siapa yang tahu.

Kembali ke permasalahan awkward moment. Situasi ini bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, dan siapapun bisa terkena dengan situasi seperti ini. Situasi yang paling rawan adalah dimana situasi sedang:

1. Sepi dan tidak ada seorangpun kecuali mereka
2. Didalam elevator (bukan lift. Karna lift itu tangga yang berjalan menggunakan mesin)
3. Didalam mobil
4. Diatas motor

Kalau ada situasi rawan yang lainnya yang mungkin kamu tahu, kamu bisa beri komentar dibawah. Jadi kalau kamu ingin menghindari situasi ini, kamu harus cerdas dalam melihat situasi.

Bagaimana cara mencegahnya? Atau jika sudah terlanjur jatuh ke dalam situasi ini, apa yang harus lakukan?
Berikut ini ada beberapa solusi bagi kamu.

1. Sebelum hang out atau pergi keluar dengan teman kamu, pastikan kamu tidak berdua. Ajaklag temanmu yang lain untuk ikut hang out bersama. Minimal kamu harus bertiga. Kalau bisa, minimal ada satu orang yang cerewet atau selalu bicara disaat-saat bersama. Hal ini untuk mengantisipasi situasi awkward moment datang, dia bisa mencairkan suasana.

2. Jika memang harus berdua, sekali lagi, dia harus orang yang cerewet. Jika dia bukan orang yang cerewet, minimal kamu yang cerewet. Jadi salah satu dari kalian tetap berkomunikasi.

3. Kalau keduanya bukan orang yang suka berbicara, sebelum mengajak temanmu, kamu sebaiknya menulis hal-hal yang ingin kamu bicarakan dengan temanmu. Gunakan rumus 5W1H (What, Who, When, Where, Why, How). Usahakan ketika menggunakan rumus tersebut, kamu bisa kembangkan sehingga pembicaraan menjadi lama. Contohnya ketika kamu menggunakan rumus “What”, usahakan untuk kembangkan pembicarakan tentang “What”, misalnya “Apa yang akhir-akhir ini kamu kerjakan”, kemudian dia menjawab “Akhir-akhir ini saya sedang membuat robot”, kemudian kamu bertanya “Robot apa?”, dan seterusnya. Kemudian kamu melangkah ke pertanyaan selanjutnya “Who” sampai pembicaraan selesai.

4. Ketika awkward moment datang, tetapi kamu tidak tahu apa yang harus dibicarakan lagi, sebaiknya kamu mengeluarkan HP kamu, dan memainkannya. Lebih bagus lagi ketika didalam handphone kamu, ada game-nya (ini berlaku jika lebih dari dua orang)

5. Jika hanya dua orang, tidak ada cara lain kecuali berbicara sampai kalian berpisah. Karna jika kamu memainkan handphone ketika hanya berdua, kamu mungkin akan dianggap orang yang “boring” ketika diajak hang out, jadi pastikan kamu punya “a lot” of materi yang kamu mau bicarakan

6. Jika kamu memang orang yang “speechless”, dan memang betul-betul tidak ada materi lagi, sebaiknya kamu mengajaknya nonton di bioskop. Karna nonton di bioskop tidak mungkin kita berbicara. Bagus lagi jika kamu membicarakan tentang filmnya di sela-sela waktu menunggu untuk masuk bioskop. Jadi sebaiknya kamu browsing dulu tentang filmnya. Setelah nonton, sebaiknya langsung pulang, jadi kamu aman.

7. Jika kamu didalam elevator, sebaiknya kamu memainkan handphone mu saja, karna waku jeda waktu didalam elevator tidak terlalu lama.

8. Jika kamu diatas motor, sesekali kamu membicarakan tentang hal-hal yang kamu lihat di tengah perjalanan. Hanya sesekali saja kamu berbicara, jangan keterusan, karena kita juga harus fokus di perjalanan.

9. Untuk diatas mobil, kalau saya sendiri hanya membaca buku. Sesekali baiknya berbicara jika dipikiran kamu ada yang harus kamu bicarakan.

10. Terakhir, untuk tempat yang lainnya, solusi terakhir adalah membaca buku. Membaca buku adalah cara terakhir yang paling bagus, karena bisa menambah pengetahuan disela-sela pembicaraan. Juga tidak membuang waktu.


Selamat mencoba. Mudah-mudahan kalian bisa melewatinya ketika “Awkward Moment” datang.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on June 22, 2015 in Article

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: